Oleh: desawisatacikundul | 17 Agustus, 2010

Pemandu pariwisata

Ujung Genteng – sukabumi

Perjalanan ini kami lakukan pada tanggal 18-19 maret 2009.
Pada jam 02.00 dini hari tanggal 18 maret 2009 kami yang beranggotakan 16 personel dengan menggunakan alat transportasi 2 mobil APV siap meluncur dari tempat kerja yang berlokasi di Daan Mogot – Jakarta Barat.
Dengan beriringan kami mulai masik tol slipi yang rencana akan keluar di tol ciawi, karena lalu lintas malam sangat lancar tak terasa kami sudah sampai tol ciawi.

Di perempatan tol ciawi kami istirahat sebentar dan mengisi dan menghangatkan perut dengan kopi dan goreng-gorengan.
Waktu menunjuk ke arah jam 03.30, kami pun memulai kembali perjalanan yang memang masih panjang itu.
Perjalanan waktu itu cukup sepi walau ada beberapa truk-truk besar pengangkut pasir dan barang yang kami temui.
Jam 05.30an kami sampai dipersimpangan arah ke ujung genteng daerah cidadap yaitu jalan raya cigadog, dipersimpangan tersebut kami istirahat sebentar sambil menikmati gorengan dan teh manis yang dijual warga sekitar.
Hari mulai terang kamipun kembali melanjutkan perjalanan, saat mulai masuk daerah cidadap – bojong kopo – pasawahan kami dikejutkan dengan pemandangan alam pegunungan yang sangat indah, mulai dari pemandangan laut yang dilihat dari ketinggian dan lembah dan gunung yang diselimuti oleh kaa onblur=”try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}” href=”http://4.bp.blogspot.com/_15L-dM5ZH4A/SpBDLBoRmjI/AAAAAAAAAPo/nFgkCviJXPA/s1600-h/3.3+A.jpg”>but putih nan bersih, diatas puncaknya terdapat lahan perkebunan teh.
Setelah melewati puncak kami memasuki daerah waluran – jampang kulon – surade didaerah tersebut mulai terlihat keramaian warga sekitar dan jalur tersebut agak rusak sehingga perjalanan terasa lama.
Di daerah surade kami membeli peralatan mandi dan perlengkapan lainnya.
Tak terasa jam sudah menunjung ke angka 09.30 dan setelah melakukan perjalan tidak begitu lama sampailah kami dipantai ujung genteng.
Untuk masuk wilayah ujung genteng kami dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 2000/orang
Langsung saja kami mencari tempat penginapan untuk istirahat, tidak disangka saat kami tanya harga sewa kamar di penginapan yang kami tempati harganya sangat murah.
Perkamar hanya 150.000/malam, langsung saja kami sewa 2 kamar yang memang cukup untuk menampung 16 orang dari kami.
Setelah membereskan barang-barang dan istirahat sebentar kami jalan-jalan sekitar pantai, astaga!!! Tidak disangka pantai yang sangat indah bersih dengan gulungan-gulungan ombak yang sangat indah memukau pandangan mata ini.
Betul jika memang ada yang menyebutkan ujung genteng sebagai ”the hidden paradise”, pantai yang masih alami dan belum terjamah masyarakat luas memang pantas di acungkan 2 jempol sebagai tempat rekreasi atau petualang.
Untuk para pemancing juga bisa menyalurkan hobbynya disini, masih banyak penduduk yang memancing dipinggir pantai dan bisa juga menyewa kapal nelayan seharga 500 – 600 ribu seharian.
Kegiatan menarik lainya yang memang sudah terkenal di manca negara ada lah berselancar di pantai ombak tujuh – ujung genteng, ombak yang cukup menantang dan air yang masih bersih ternyata sudah dikenal oleh turis asing. Biasanya pada bulan juni – juli banyak turis asik dari australia, england sampai perancis datang kesini ( kata penjaga penginapan yang kami tempati dengan bangganya )
Saat gelap mulai tiba kami sengaja ingin melihat penyu laut ( sea turtles) yang memang ada penakarannya di daerah pengumbahan – ujung genteng ini, menurut info dari penjaga tempat penginapan kami penyu-penyu tersebut biasanya terlihat pada jam 19.00 sd 21.00 malam, benar saja disana sudah ada beberapa pengunjung juga yang melihat para-para penyu tersebut menelurkan telur-telurnya ditepi pantai ini, penyu-penyu tersebut sangat cantik sekali dan aneh karena memang baru kali pertama ini saya melihat dengan mata kepala sendiri.
Tidak terasa malam semakin larut, setelah lelah menjelajahi pantai ujung genteng pada malam hari kami istirahat sambil tidak sabar untuk melihat pantai ujung genteng pada pagi hari.
Pagi harinya kami bangun dan pergi kepasar ikan yang terletak sebelah timur, saat itu musim ikan layur, bentuknya panjang dengan gigi yang sangat tajam.
Karena merasa penasaran kami pun membeli ikan layur + kakap merah untuk dibakar di penginapan sebagai makan siang.
Jam 13.00 kami mempersiapkan barang-barang bawaan karena akan pulang, sebenarnya masih ada tujuan lain yang kami ingin kunjungi yaitu curug cikaso, menurut info curug tersebut masih sangat asri dan alami karena masih sangat jarang pengunjung datang kesana, bayangkan saja menuju curug tersebut kita harus menaiki perahu terlebih dahulu untuk sampai tujuan, tapi karena waktu tidak memungkinkan kami mengurungkan niat untuk mengunjungi curug tersebut.Sebelum pulang kami mengunjungi pelabuhan ratu untuk membeli sedikit oleh-oleh untuk orang rumah.Perjalanan pulang ke jakarta kami lewati dengan baik, dan kamipun sampai jakarta sekitar pukul 22.00.

Informasi Penginapan sekitar pantai ujung genteng
harga kamar bervariasi :
dari Rp. 100.000/malam sd Rp. 600.000/malam

Amanda Ratu
Cikarang, Ujung Genteng, Sukabumi.
Bp Suwandi HP: 0813-81540455 atau Bp Eno Sunaryo HP: 0815-63282922

Pondok Adi
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Telpon: 0251-316902 atau HP: 0818-101159

Deddy Losmen
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
HP: 085219319854

Mamas Losmen
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Telpon: 0266-212758 -241033 atau HP: 0852-13507788 0815-72188558 0813-82586648

Pondok Hexa
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Telpon: 021-7509271 atau HP: 0813-80585444 0815-9372999

Vila Ujang
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Telpon: 0251-337444 atau HP: 0812-8774252

Batu Besar ( Big Rock )
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
HP: 0857-23652821

Pondok Wisata Koboi-1
Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Pak Koboi HP: 0818-06255770

Pondok Wisata Koboi-2
Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Pak Koboi HP: 0818-06255770

Pondok Iskanda
angumbahan, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Aisyah HP: 0815-63579959
H Iskandar HP: 0811-203375 0812-2014761

PenginapanPak Abudin
Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Pak Abudin HP: 0857-23062894

Penginapan Bung
Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Pak Deddy HP: 0815-63543189 0878-20979878

Linda’s Resort
Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Pak Rachmat HP: 0813-16385510
Rute jika anda naik umum / backpacker

Jakarta – Bogor – Sukabumi – Lembur Situ – Surade – Ujung Genteng
* Jakarta – Bogor Rp 8.000,-
* Bogor – Sukabumi (elf) Rp 10.000,-
* Sukabumi – Lembur situ Rp 3.000,-
* Lembur Situ – Surade Rp 15.000,- sampai dengan Rp 20.000,-
* Surade – Ujung Gent>eng Rp 10.000,- per orang
Perjalanan bisa mencapai 11 sd 12 jam. (karena waktu transit yang lama)
Rute Jika naik transportasi sendiri
Rute 1 Jakarta – Ciawi – Cicurug – Cibadak = 2,5 jam… Kemudian.. Cibadak – Pelbuhan Ratu – Cikembar – Jampang kulon – Surade – Ujung Genteng total perjalanan kurang lebih 9,5 sd 10 jam

Rute 2. Jakarta – Ciawi – Cicurug – Cibadak – Sukabumi – Jampang Tengah – Jampang Kulon – Surade -Ujung Genteng kurang lebih 9 jam

Semoga bermanfaat
Terima kasih

http://pemandu-pariwisata.blogspot.com/2009/05/v-behaviorurldefaultvml-o.html

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: