Oleh: desawisatacikundul | 30 April, 2010

WISATA JAMNAS 2006 DI KOTA SUKABUMI

Walikota, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si, beserta segenap lapisan masyarakat kota Sukabumi, menyampaikan rasa syukur dan ungkapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginuya kepada Gubernur Jawa Barat, H. Danny Setiawan, M.Si, yang cukup apresiatif sehingga wisata Jamnas tahun ini diarahkan ke kota dan kabupaten Sukabumi, karena kota ini merupakan kota tergiat di Jawa Barat dalam masalah kepramukaan.

Menurut Bupati Jambore Nasional (Jamnas), Tohari, Wisata, Jamnas sebanyak 311 peserta, terdiri 150 penggalang putra, 151 penggalang putri dan 10 pembimbing, dan peserta Jamnas tersebut dari negara Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia Singapore dan Brunei Darussalam.

Kehadiran wisata jamnas di kota Sukabumi, diterima langsung oleh Walikota, Wakil Walikota beserta unsur muspida, anggota DPRD, unsur kepala bagian dinas instansi, para camat dan lurah, segenap jajaran pengurus Dharma Wanita dan TP PKK, serta kehadiran mereka disambut dengan kesenian adat budaya sunda si lengser, panggung hiburan dan jajanan makanan kecil tradisional yang digelar di halaman balai kota.

Upaya menyemarakkan kegiatan tersebut, pemerintah kota Sukabumi, menyiapkan 100 delman hias sebagai rasa kepedulian dalam mewarnai wisata pendidikan Jamnas, sebagai sarana transportasi peserta menuju Secapa Polri, melihat latihan menembak, sekaligus melakukan dialog dengan para siswa dan instruktur Secapa polri. Termasuk melihat dari dekat museum yang terdapat di Lemdik tersebut.

Pada hari dan tempat yang sama, Walikota Sukabumi, menyerahkan pesera wisata Jamnas tersebut kepada Bupati Sukabumi, dan sekaligus peserta wisata Jamnas menuju Goa Siluman Buni Ayu Kabupaten Sukabumi. Dengan penjagaan ketat terpadu dari segenap jajaran aparat keamanan yang terdiri Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, pertahanan sipil, dalam membantu kelancaran wisata Jamnas tersebut.

Baik di kota maupun di kabupaten Sukabumi, kehadiran wisata jamnas ini, ternyata menjadikan suatu kebahagiaan yang tiada tara bagi para sais (kusir Delman) dan para pejaja makanan kecil. Bagi para sais khususnya pada hari itu mereka mendapat peluang yang cukup menggembirakan, tidak seperti hari-hari biasanya yang harus mencari penumpang dengan susah payah.

Sama halnya bagi para penjaja makanan kecil, mereka benar-benar disibukan untuk melayani para pembeli. Mereka sangat menyambut antusias apabila pada hari-hari besar nasional diselenggarakan berbagai kegiatan yang dapat mengundang desakan massa, karena hal itu merupakan sebuah peluang yang cukup menguntungkan, mampu meraup keuntungan yang lebih besar dibandingkan hari-hari biasanya, karena pada kesempatan itu membludaknya para konsumen dari berbagai lapisam masyarakat. sumber : http://www.sukabumikota.go.id


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: